Category: Competition

  • [:en]Pengumuman Hasil DE 2 Kelas Penulisan Proposal Dosen TELE [:]

    [:en]Pengumuman Hasil DE 2 Kelas Penulisan Proposal Dosen TELE [:]

    [:en]Berikut kami lampirkan hasil DE 2 Kelas Penulisan proposal Dosen TELE.
    Proposal yg sudah di DE bisa diambil di Lab IoT, E206.
    download disini[:]

  • [:en]Pengumuman Pemenang Lomba[:]

    [:en]Pengumuman Pemenang Lomba[:]

    [:en]Diwajibkan hadir hari selasa, 25 September 2018 secara perwakilan untuk menyelesaikan administrasi Juara berupa:

    1. penyerahan sertifikat Juara
    2. penandatanganan pakta integritas Juara
    3. *pemberian voucher juara yaitu; Juara 1 akan mendapatkan voucher belanja sebesar 2 juta, Juara 2 akan mendapatkan voucher belanja sebesar 1,5 juta, dan Juara 3 akan mendapatkan voucher belanja sebesar 1 juta.

    *Hadiah voucher belanja akan digunakan untuk mewujudkan ide yang telah dipresentasikan.

    Berikut kami umumkan kelompok dan judul yang berhasil menjadi juara:

    Pemenang:

    1. Juara 1:
      1. Judul: Otomatis Gerbang Tol bedasarkan Plat Nomor Ganjil-Genap
      2. Anggota:
        • Taufik Suyanto
        • Muhammad Novrizal Faros
        • Jajang Hermawan
    2. Juara 2:
      1. Judul: Smart Speed Bump : Polisi Tidur Otomatis menggunakan Image Processing
      2. Anggota:
        • Muhammad Aditya Tisnadinata
        • Annisa Marwa Nursantoso
    3. Juara 3:
      1. Judul: Smart Pillow : Bantal Pengendali Lampu berbasis Sensor Suhu dan Tekanan
      2. Anggota:
        • Rixi Anggriawan
        • Ikbar Mahesa
        • Annisa Gustien W

    Selamat sekali lagi kepada pemenang IoT Ideas Competition 2018!

    [:]

  • [:en]JADWAL KEGIATAN PELARIAN “RAKIT MIKROKONTROLLER DAN IMPLEMENTASIKAN!” [:]

    [:en]JADWAL KEGIATAN PELARIAN “RAKIT MIKROKONTROLLER DAN IMPLEMENTASIKAN!” [:]

    [:en]catatan : Kepada Seluruh anggota kelompok finalis IoT Ideas Competition 2018, GRATIS untuk mengikuti pelatihan ini sebagai tanda apresiasi Fakultas.

    Pelatihan “Pelarian” akan dilaksanakan pada Sabtu, 22 September 2018 dengan rincian sebagai berikut:

    WaktuAcara
    08.00 – 08.30Registrasi
    08.30 – 09.00Pembukaan
    09.00 – 10.30Pelatihan Modul 1
    10.30 – 11.30Pelatihan Modul 2
    11.30 – 12.30ISHOMA
    12.30 – 13.00Penutupan

    Dimohon datang tepat waktu dan membawa laptop sendiri. Sebagai tambahan dimohon untuk mempersiapkan Arduino IDE yang bisa di download disini: https://www.arduino.cc/en/Main/Software

     

    [:]

  • [:en]Pengumuman Grand Finalist IoT Ideas Competititon 2018[:]

    [:en]Pengumuman Grand Finalist IoT Ideas Competititon 2018[:]

    [:en]Selamat kepada pemenang 5 besar IoT Ideas Competition,

    Finalis 5 besar akan diundang untuk melakukan presentasi pada:
    Tanggal  20 September 2018
    Pukul 12:45 (Wajib Registrasi)
    Tempat ruang rapat ged D lt3, FIF, Universitas Telkom
    .
    Kehadiran seluruh anggota dan kedatangan tepat waktu kelompok bersifat WAJIB.

    Kelompok dan judul yang masuk nominasi 5 besar:

    Pemenang:

    1. Kelompok 1:
      1. Judul: Smart Suitcase (Koper Pintar) dengan Teknologi Line Follower
      2. Anggota: (wajib pengurangan anggota minimal 2 orang)
        • Baso Ahmad Muflih
        • Yurvan Igo Wibowo
        • Giani Suhikmat
        • Hanifa Zahra Dhiah
        • Heka Bagaskara
    2. Kelompok 2:
      1. Judul: Smart Pillow : Bantal Pengendali Lampu berbasis Sensor Suhu dan Tekanan
      2. Anggota:
        • Rixi Anggriawan
        • Ikbar Mahesa
        • Annisa Gustien W
    3. Kelompok 3:
      1. Judul: Smart Speed Bump : Polisi Tidur Otomatis menggunakan Image Processing
      2. Anggota:
        • Muhammad Aditya Tisnadinata
        • Annisa Marwa Nursantoso
    4. Kelompok 4:
      1. Judul: Trash Rescue : Sistem Pengoptimalan Pengangkutan Sampah
      2. Anggota:
        • Agung Tri Wibowo
        • Rixi Anggriawan
    5. Kelompok 5:
      1. Judul: Otomatis Gerbang Tol bedasarkan Plat Nomor Ganjil-Genap
      2. Anggota:
        • Taufik Suyanto
        • Muhammad Novrizal Faros
        • Jajang Hermawan

    Peserta diharuskan menyiapkan presentasi di depan dewan juri dan akan diseleksi menjadi 3 terbaik.

    *Bagi seluruh mahasiswa yang turut hadir dan menyaksikan acara Final ini, akan disediakan Sertifikat TAK. (Wajib Registrasi pukul 12:45)
    *max 20 orang pertama

    [:]

  • [:en]INTERNET OF THINGS IDEAS COMPETITION[:]

    [:en]INTERNET OF THINGS IDEAS COMPETITION[:]

    [:en]

    Ketentuan umum:

    1. Mahasiswa aktif Fakultas informatika, Tel-U.
    2.  Anggota 2 sampai 3 mahasiswa.
    3.  Harus mencakup bidang IoT.
    4.  Laporan bebas, asalkan memuat
      •  identitas anggota & *dosen pembimbing
      •  latarbelakang
      •  kajian manfaat
      • gambaran umum
      • desain sistem
    5. Semua keputusan panitia bersifat tetap dan tak terganggu gugat.
    6. Hak kepemilikan ide sepenuhnya milik peserta.

    *dosen pembimbing bersifat opsional

    Ketentuan Tempat:

    • Pengumpulan Proposal pada babak seleksi ide di lab IoT dengan batas waktu 14 September 2018.
    • Pengumuman 5 Besar akan diumumkan melalui halaman web ini pada tanggal 19 September 2018.
    • Pelaksanaan Grand Final  (Persentasi 5 Besar) akan diumumkan selanjutnya pada halaman web ini sebelum 20 September 2018.

    [:]

  • [:en]IEEE SSCS Electronics Design Contest[:de]Hardware and Embedded System Studio Goes to 3rd Indonesia IEEE SSCS Electronics Design Contest[:]

    [:en]IEEE SSCS Electronics Design Contest[:de]Hardware and Embedded System Studio Goes to 3rd Indonesia IEEE SSCS Electronics Design Contest[:]

    [:en]

    Rabu, 30 November 2016 kemarin, Tim Prayer dari Studio Hardware dan Embedded System yang merupakan salah satu laboratorium studio yang berada pada naungan KK Telematika, Fakultas Informatika, Unversitas Telkom, yang beranggotakan Zavli Juwantara(IF 2013), Bayu Rizky Ramadhan(IF 2013), Ihda Husnayain(IF 2013) dan Rizka Reza Pahlevi(IF 2014) berhasil meraih peringkat empat pada kompetisi 3rd Indonesia IEEE SSCS Electronics Design Contest (EDC) untuk kategori Embedded System yang diselenggarakan bersamaan dengan 2016 International Symposium on Electronics and Smart Devices (ISESD) di Mercure Hotel Bandung.

    PRAYER: Pulse and Direction Play Controller

     

    Dengan tema kompetisi “wearble controller system”, maka Tim Prayer membuat sebuah alat yang dinamakan “PRAYER: Pulse and Direction Play Controller”. Alat tersebut merupakan sebuah piranti embedded system yang bertujuan untuk menjadi controller dalam menggunkan perangkat Virtual Reality(VR) yang merupakan teknologi yang sedang naik daun untuk sekarang ini. Yang membedakan perangkat ini dengan perangkat lainya adalah perangkat ini dilengkapi dengan pulse sensor sehingga mampu sekaligus  memantau kodisi tubuh user apakah sedang berada dalam kondisi fit atau tidak.

     Terdapat lima tim yang berada pada babak final ini, yaitu: Universitas Kristen Satya Wacana, Institut Teknologi Bandung, Universitas Telkom, Universitas Jambi dan Universitas Komputer Indonesia. Pada babak final ini semua tim harus melakukan presentasi dari perangkat embedded system yang mereka buat selama 20 menit dan dilanjutkan dengan demonstrasi dari alat yang yang setiap tim buat. Selain demonstrasi dilakukan dihadapan juri maupun peserta EDC lain, demonstrasi juga dilakukan ke pembicara maupun peserta ISESD. Pada kesempatan ini, Tim Prayer selain menambah pengalaman sekaligus ilmu baru khususnya tentang teknologi embedded system yang mereka maupun kami gunakan lewat sharing dengan tim-tim peserta lain.

     [:de]

    Rabu, 30 November 2016 kemarin, Tim Prayer dari Studio Hardware dan Embedded System yang merupakan salah satu laboratorium studio yang berada pada naungan KK Telematika, Fakultas Informatika, Unversitas Telkom, yang beranggotakan Zavli Juwantara(IF 2013), Bayu Rizky Ramadhan(IF 2013), Ihda Husnayain(IF 2013) dan Rizka Reza Pahlevi(IF 2014) berhasil meraih peringkat empat pada kompetisi 3rd Indonesia IEEE SSCS Electronics Design Contest (EDC) untuk kategori Embedded System yang diselenggarakan bersamaan dengan 2016 International Symposium on Electronics and Smart Devices (ISESD) di Mercure Hotel Bandung.

    PRAYER: Pulse and Direction Play Controller

     

    Dengan tema kompetisi “wearble controller system”, maka Tim Prayer membuat sebuah alat yang dinamakan “PRAYER: Pulse and Direction Play Controller”. Alat tersebut merupakan sebuah piranti embedded system yang bertujuan untuk menjadi controller dalam menggunkan perangkat Virtual Reality(VR) yang merupakan teknologi yang sedang naik daun untuk sekarang ini. Yang membedakan perangkat ini dengan perangkat lainya adalah perangkat ini dilengkapi dengan pulse sensor sehingga mampu sekaligus  memantau kodisi tubuh user apakah sedang berada dalam kondisi fit atau tidak.

     Terdapat lima tim yang berada pada babak final ini, yaitu: Universitas Kristen Satya Wacana, Institut Teknologi Bandung, Universitas Telkom, Universitas Jambi dan Universitas Komputer Indonesia. Pada babak final ini semua tim harus melakukan presentasi dari perangkat embedded system yang mereka buat selama 20 menit dan dilanjutkan dengan demonstrasi dari alat yang yang setiap tim buat. Selain demonstrasi dilakukan dihadapan juri maupun peserta EDC lain, demonstrasi juga dilakukan ke pembicara maupun peserta ISESD. Pada kesempatan ini, Tim Prayer selain menambah pengalaman sekaligus ilmu baru khususnya tentang teknologi embedded system yang mereka maupun kami gunakan lewat sharing dengan tim-tim peserta lain.

     [:]