Pada tanggal 24 Mei 2023, di laboratorium film di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 10 Bandung telah dilaksanakan sosialisasi dan pelatihan teknologi metaverse. Kegiatan ini terselenggara dengan dukungan pendanaan dari direktorat penelitian dan pengabdian masyarakat (PPM) Universitas Telkom. Tim kegiatan pengabdian masyarakat diketuai oleh Bapak Parman Sukarno, Ph.D dari prodi S2 Informatika Fakultas Informatika dengan anggota Bapak Muhammad Al Makky, MT. (prodi S1 Informatika), Bapak Hilal Hudan Nuha, Ph.D (prodi S1 Teknologi Informasi), dan Bapak Dr. Eng. Alfian Akbar (dari prodi D3 Rekayasa Perangkat Lunak Aplikasi). Kegiatan pengabdian masyakarat ini terdiri dari dua materi yaitu materi tentang kondisi disruptive teknologi pendidikan yang dipaparkan oleh Bapak Novian Anggis S, MT. (prodi S1 Teknologi Informasi), dan materi tentang teknologi metaverse di bidang pendidikan yang dipaparkan oleh Bapak Donni Richasdy, MT (prodi S1 Informatika). Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas X dari program keahlian broadcasting dan perfilman SMKN 10 Bandung. Kegiatan ini merupakan kegiatan berkelanjutan yang merupakan hasil kerja sama fakultas informatika dan SMKN 10 Bandung. Video dokumentasi kegiatan pengabdian masyarakat dapat dilihat pada link berikut:
Penipuan berbasis online merupakan ancaman serius bagi keamanan dan privasi pengguna internet. Masyarakat yang kurang berpengalaman di bidang teknologi cenderung menjadi sasaran penipuan. Sosialisasi tentang keamanan siber sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya penipuan berbasis online dan cara mencegahnya. Pengabdian yang dilakukan oleh Alfian Fadhlurrohman Zufar Ro’if – 1301204413, Mochammad Athian Gifari – 1301204367, Dilia Fadilah Mutmainah – 1301204383, Muhammad Mufid Utomo – 1301204441, Dwi Hariyansyah Riaji – 1301204476 dengan di bimbing oleh Rizka Reza Pahlevi, S.Kom., M.Kom telah melaksanakan kegiatan dalam bentuk sosialisasi yang diharapkan bisa menambah pengetahuan masyarakat mengenai bahaya cyber security. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 5 april 2022 di Balai RW 09 Kel. Hegarmanah Kec. Cidadap, Bandung.
Masyarakat sasar merupakan masyarakat umum sekitar RW 09 Kel. Hegarmanah Kec. Cidadap, Bandung. Masyarakat sasar merupakan pengguna layanan siber atau internet dalam keseharian mereka. Sayangnya, dari survei yang kami peroleh, masyarakat tidak tahu cara memeriksa dan melakukan pencegahan terhadap data pribadi mereka di internet. Hal ini didukung dengan pernyataan dari narasumber survei bahwa mereka setidaknya pernah sebanyak satu kali mendapatkan pesan berupa pesan mencurigakan dari pihak yang tidak dikenal. Parahnya, ada dari beberapa narasumber survei menjadi korban kejahatan siber. Hal ini menjadikan celah besar bagi pelaku criminal siber dalam melancarkan serangan yang berkaitan dengan kejahatan siber.
Untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi, solusi yang dilakukan oleh tim kami adalah dengan melakukan sosialisasi secara tatap muka langsung dengan masyarakat yang telah menjadi mitra kami. Kami melakukan sosialisasi dengan metode dimana kami mempresentasikan materi tentang cyber security lalu dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antar kami dan masyarakat yang sudah menjadi mitra kami.
Metode yang akan digunakan pada kegiatan ini adalah metode pengabdian, selama waktu pelaksanaan, akan diberikan beberapa materi yang berkaitan tentang cyber security. Berikut merupakan materi-materi yang akan disampaikan:
Pengertian Cyber Security
Jenis-jenis penipuan di sosial media
Format file yang dikirim bukan gambar (contoh: .apk)
Pura-pura menjadi orang yang dikenal
Penipuan dengan modus mendapatkan hadiah melalui akun tidak resmi
Langkah-langkah pencegahan penipuan di sosial media
Cek apakah pesan dikirim oleh nomor resmi atau bukan
Beri pertanyaan yang hanya diketahui oleh anda kepada pelaku
Blokir nomor pelaku penipuan
Langkah-langkah pencegahan penipuan di telepon
Cek nomor telepon di aplikasi GetContact
Cek pesan dikirim oleh nomer resmi atau penipu
Setelah disampaikan semua materi, para masyarakat terutama ibu-ibu diharapkan dapat mengerti untuk menjaga diri dari modus berupa link phising, file yang berbentuk APK, pesan dari orang yang tidak dikenal, dan lain-lain.
Kemampuan Computational Thinking merupakan hal yang dapat dilatih sejak usia dini. Pelatihan CT tersebut dapat dilakukan mulai dengan hal-hal yang sederhana (lihat tinyurl.com/22eprc2f). Namun menjadi sebuah tantangan tatkala perlu dibangun suatu permainan CT yang dapat melatih motorik seorang anak di usia dini tersebut.
Contoh implementasi permainan CT yang dapat melatih motorik anak dapat dilihat di
Koperasi erat hubungannya dengan masyarakat. Koperasi memiliki peranan erat terhadap pertumbuhan perekonomian dan kesejahteraan anggota koperasi. Dalam memperkokoh perekonomian nasional, koperasi melakukan seperangkat kegiatan. Salah satu kegiatan tersebut adalah simpan pinjam. Perputaran uang dan asset pada setiap anggota menjadi kegiatan yang umum pada koperasi jenis ini. Namun, sering kali aset-aset yang dimiliki pada koperasi tidak memiliki derajad keamanan yang baik. Permasalahan tersebut ditemukan pad koperasi pegawai republik Indonesia (KPRI) Sauyunan. Untuk melakukan penjagaan aset tersebut, KPRI Sauyunan telah memasang IP kamera. IP kamera yang sudah dipasang memungkinkan perekaman aktivitas yang berlangsung pada koperasi. Namun, akses terhadap IP kamera masih tidak efisien. Akses terhadap konfigurasi kamera, modifikasi model perekaman, dan peninjauan hasil rekam pada masing-masing IP kamera dilakukan secara independent. Hal ini menyebabkan proses administrasi menjadi tidak efisien. Selain itu, proses streaming pada setiap IP kamera menjadi tidak efisien karena memerlukan banyak antar muka. Sehingga diperlukan antarmuka yang dapat mengintegrasikan IP kamera dalam satu tempat untuk melakukan konfigurasi, evaluasi, dan melakukan perekaman seluruh kegiatan yang berlangsung pada koperasi.
Pemasangan perangkat IP kamera yang sudah dilaksanakan pada 3 (tiga) lokasi seperti pada Gambar 1. Lokasi pertama merupakan halaman luar koperasi. Pada halaman koperasi menjadi tempat parkir kendaraan sehingga rawan terjadi pencurian. Lokasi kedua adalah halaman parkir dalam. Lokasi ketiga adalah ruang utama koperasi. Pada ruang utama inilah terjadi transaksi dan penyimpanan aset. Pemasangan IP kamera diberikan pada 6 (enam) pintu. Pintu pertama adalah pintu ruang tamu yang berada disebelah selatan sejumlah 2 (dua). Pintu ruang tamu ini langsung berhadapan dengan halaman luar sehingga rawan. Pintu kedua adalah pintu kemuju ruang utama koperasi disebelah timur sejumlah 2 (dua). Pintu kegita adalah pintu ruang diskusi yang berada disebelah utama sejumlah 2 (dua).
Berdasarkan permasalahan yang sudah diidentifikasi, penulis mengusulkan solusi teknik yang cocok untuk mengintegrasikan seluruh IP kamera yang telah terpasang adalah dengan membuatkan dashboard terpadu IP kamera. Dashbaoard terpadu IP kamera merupakan antarmuka yang dapat digunakan untuk melaksanakan kegiatan yang berkenaan dengan konfigurasi, modifikasi, dan evaluasi IP kamera yang sudah terpasang. Dashboard terpadu IP kamera umumnya didedikasikan juga sebagai tempat untuk memantau lokasi secara terus menerus. Sehingga dengan menggunakan dashboard terpadu IP kamera, kegiatan konfigurasi, modifikasi, dan evaluasi dalam dilakukan secara bersamaan. Selain itu, hasil perekaman kegiatan yang sudah disimpan kedalam media penyimpanan berupa hardisk untuk semua IP kamera dapat dilihat dalam satu tempat. Hal tersebut tentu sangat memudahkan dalam proses pemantauan. Kegiatan-kegiatan fisik yang perlu dilakukan mampu dikerjakan oleh pihak koperasi, yaitu: a) membuka dashboard terpadu IP kamera, b) melakukan proses konfigurasi, modifikasi, atau evaluasi terhadap IP kamera, c) melihat rekaman langsung dari IP kamera secara terpadu.
Pengembangan sistem administrasi dan keamanan pada koperasi sangat penting. Koperasi menunjang perekonomian nasinal dengan memperkuat kesejahteraan anggotanya melalui kegiatan perkoperasian. Pada pengabdian masyarakat yang dilakukan ini diusulkan untuk mengamankan aset dan seluruh kegiatan yang ada pada koperasi. Hal tersebut merupakan keperluan dasar yang harus dimiliki oleh koperasi. Keamanan berbasis IP kamera ini juga masih memiliki hal yang dapat dilanjutkan. Kemudian keberlanjutan yang dapat dilakukan selanjutnya adalah mendigitalisasi proses bisnis yang ada di koperasi Sauyunan. Hal ini penting untuk melakukan perekaman secara digital untuk mengurangi adanya kehilangan buku administrasi.
Dari hasil umpan balik yang diberikan oleh KPRI Sauyunan menyatakan bahwa teknologi yang ditawarkan terhadap solusi dashboard terintegrasi untuk IP kamera adalah tepat sasaran. Hasil umpan balik ini menjadi acuan bahwa teknologi yang ditawarkan dapat digunakan secara praktis pada lingkungan KPRI Sauyunan.
Kegiatan ini sesuai dengan roadmap yang ditawarkan. Roadmap pada tahun 2022, yaitu menciptakan dashboard terintegrasi untuk IP kamera.
Untuk kegiatan lanjut adalah menerapkan deteksi physical distancing pada KPRI Sauyunan. Opsi kedua adalah melakukan maintenance lanjut
Sebagai usaha untuk memperluas jangkauan layanan dan sekaligus memperlancar proses administrasi layanan tersebut, sebuah pusat komunitas yang berada di daerah Bandung Timur, yaitu Community Center Bandung Highland membutuhkan dukungan implementasi IT. Kebutuhan dukungan IT ini direspon oleh tim abdimas Telkom University yang diketuai oleh Niken Cahyani, dengan melibatkan tim yang beranggotakan 2 dosen lainnya yaitu Erwid M. Jadied dan Satria Mandala, dibantu oleh 3 orang mahasiswa. Tim ini merupakan kolaborasi antara Fakultas Informatika dan Fakultas Ilmu Terapan. Ada 2 solusi yang diberikan oleh tim abdimas ini, yaitu pembangunan website sebagai sarana promosi dan perluasan jangkauan layanan, serta pembangunan aplikasi desktop dengan rancangan database yang lengkap untuk mendukung kegiatan internal komunitas. Selain memberikan 2 buah aplikasi ini, kegiatan abdimas yang dilaksanakan dengan menggunakan skema Abdimas Reguler Tahap 2 Tahun 2021 ini, juga memberikan penyuluhan dalam bentuk pelatihan penggunaan dan pengelolaan untuk kedua aplikasi tersebut. Dengan adanya dukungan IT ini pihak komunitas memberikan apresiasi yang sangat positif dan menjadi sangat terbantu untuk menjalankan kegiatannya.